PERAN AFFECTION ATTACHMENT, PERCEIVED COST, DAN CONTINUANCE SEBAGAI FAKTOR MODERASI: PENGUKURAN PEMANFAATAAN SISTEM INFORMASI TERHADAP KINERJA DAN AKUNTABILITAS PUBLIK (Studi Kasus di Pemerintah Daerah DIY)

Faridiah Aghadiati Fajri, Dianila Oktyawati

Abstract


Kebijakan desentralisasi pengelolaan keuangan memberikan dampak adanya variasi dalam praktik maupun kondisi keuangan pemerintah daerah. Desentralisasi fiskal ini menuntut pemerintah daerah untuk menjaga kinerja dan akuntabilitas publik sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kebijakan yang dijalankan. Keandalan pengelolaan keuangan merupakan salah satu komponen utama yang dapat didukung oleh sistem informasi. Hal ini juga diatur dalam peraturan terkait pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang mendorong pemanfaatan dan pengembangan teknologi informasi. Sistem informasi memiliki lingkup yang luas dengan berbagai unsur di dalamnya. Salah satu unsur di dalamnya adalah pengguna. Unsur ini menjadi vital di organisasi pemerintahan karena membutuhkan komitmen individu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh komitmen organisasi dengan 3 pendekatan, yaitu affective, perceived cost, dan normative sebagai pemoderasi atas pemanfaatan sistem informasi terhadap kinerja dan akuntabilitas publik. Sehingga penelitian ini menggunakan individu pengguna sistem pengelolaan keuangan sebagai sampel penelitian agar mampu memetakan bagaimana penggunaan sistem informasi di pemerintah daerah. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor kelekatan emosional dan kepercayaan atas tanggung jawab individu mampu meningkatkan dampak penggunaan sistem terhadap akuntabilitas dan kinerja manajerial.

Full Text:

PDF

References


Republik-Indonesia, Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. 2004.

D. A. Rondinelli, “Government Decentralization in Comparative Perspective: Theory and Practice in Developing Countries,” Int. Rev. Adm. Sci., vol. 1, 1981.

J. Faguet, “Does decentralization increase responsiveness to local needs ? Evidence from Bolivia Does Decentralization Increase Responsiveness to Local Needs ? Evidence from Bolivia,” LSE Res. Online, vol. 88, pp. 867–893, 2004.

Republik-Indonesia, Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. 2004.

N. D. Natrini and I. T. Ritonga, “Design and Analysis of Financial Condition Local Government Java and Bali ( 2013-2014 ),” in SHS Web of Conference, 2017.

I. T. Ritonga, C. Colin, and G. Wickremasinghe, “Factors Affecting Financial Condition Of Local Government In Indonesia,” in Seventh Asia Pacific Interdisciplinary Research in Accounting Conference, 2013, pp. 1–20.

Mardiasmo, Akuntansi Sektor Publik. 2009.

J. L. Zafra-gómez, A. M. López-hernández, and A. Hernández-bastida, “Developing a Model to Measure Financial Condition in Local Government,” Am. Rev. Public Adm., vol. 39, no. 4, pp. 425–449, 2009.

R. Hendrick, “Assessing and Measuring The Fiscal Heath Of Local Governments Focus On Chicago,” Urban Aff. Rev., vol. 40, no. 1, pp. 78–114, 2004.

Magister-Akuntansi, Maksigama Indeks Keuda. 2017.

I. T. Ritonga, “Developing A Measure Of Local Government ’ S,” J. Indones. Econ. Bus., vol. 29, no. 2, pp. 142–164, 2014.

L. Eldenburg, N. Soderstrom, V. Willis, and A. Wu, “Behavioral changes following the collaborative development of an accounting information system,” Accounting, Organ. Soc., vol. 35, no. 2, pp. 222–237, 2010.

Republik-Indonesia, Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2005 tentang Sistem Informasi Keuangan Daerah. 2005.

H. L. Lee, V. Padmanabhan, S. Whang, H. L. Lee, and V. P. Seungjin, “Information Distortion in a Supply Chain : The Bullwhip Effect,” Informs, vol. 43, no. 4, pp. 546–558, 1997.

D. Indriasari and E. Nahartyo, “Pengaruh Kapasitas Sumberdaya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Dan

Pengendalian Intern Akuntansi Terhadap Nilai Informasi Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Pada Pemerintah Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir),” in Simposium Nasional Akuntansi XI, 2008.

B. L. Dos, K. Peffers, S. O. Science, N. M. Jun, B. L. Dos, and S. Ken, “Rewards to Investors in Innovative Information Technology Applications : First Movers and Early Followers in ATMs,” vol. 6, no. 3, pp. 241–259, 2017.

N. J. Allen and J. P. Meyer, “The measurement and antecedents of affective , continuance and normative commitment to the organization,” J. Occup. Psychol., vol. 63, pp. 1–18, 1990.

E. Zeyn, “Pengaruh good governance dan standar akuntansi pemerintahan terhadap akuntabilitas keuangan dengan komitmen organisasi sebagai pemoderasi,” J. Reviu Akunt. dan Keuang., vol. 1, no. 1, pp. 21–37, 2011.

D. Putra, “Pengaruh akuntabilitas publik dan kejelasan sasaran anggaran terhadap kinerja manajerial satuan kerja perangkat daerah,” 2013.

C. Baum and M. E. Schaffer, “Instrumental variables and GMM: Estimation and Testing,” Stata J., vol. 3, no. 1, pp. 1–31, 2003.

I. Nazaruddin and H. Setyawan, “Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran Terhadap Kinerja Aparat Pemerintah Daerah Dengan Budaya Organisasi, Komitmen Organisasi, Motivasi, Desentralisasi, Dan Job Relevant Information Sebagai Variabel Moderasi,” J. Akunt. dan Innvestasi, vol. 12, pp. 197–207, 2012.

S. Curtis and D. Wright, “Retaining Employees - The Fast Track to Commitment,” Manag. Res. News, vol. 24, no. 8, pp. 59–64, 2001.

M. Riketta, “Attitudinal Organizational Commitment and Job Performance, A Meta-Analysis,” J. Organ. Behav., vol. 23, no. 3, pp. 257–266, 2002.

J. P. Meyer, N. J. Allen, and C. A. Smith, “Commitment to Organizations and Occupations : Extension and Test of a Three- Component Conceptualization,” J. Appl. Psychol., vol. 78, pp. 538–551, 1993.

L. W. Hunter, S. M. B. Thatcher, L. W. Hunter, and S. M. B. Thatcher, “Feeling the Heat: Effects of Stress, Commitment, and Job Experience on Job Performance,” Acad. Manag. J., vol. 50, no. 4, pp. 953–968, 2007.

C. S. Reina, K. M. Rogers, S. J. Peterson, K. Byron, and P. W. Hom, “Quitting the Boss ? The Role of Manager Influence Tactics and Employee Emotional Engagement in Voluntary Turnover,” J. Leadersh. Organ. Stud., vol. 25, no. 1, pp. 5–18, 2017.

J. P. Meyer, D. J. Stanley, L. Herscovitch, and L. Topolnytsky, “Affective , Continuance , and Normative Commitment to the Organization : A Meta-analysis of Antecedents , Correlates , and Consequences,” J. Vocat. Behav., vol. 61, pp. 20–52, 2002.

J. F. Brett, W. L. Cron, and J. W. Scolum, “Economic Dependency on Work : A Moderator of the Relationship between Organizational Commitment and Performance,” Acad. Manag. J., vol. 38, no. 1, pp. 261–271, 1995.

K. P. Mcintyre, B. A. Mattingly, G. W. L. Jr, and A. Simpson, “Workplace Self-Expansion : Implications for Job Satisfaction , Commitment , Self-Concept Clarity , and Self-Esteem Among the Employed and Unemployed,” Basic Appl. Soc. Psych., pp. 59–69, 2014.

C. E. Rusbult and D. Farrell, “A Longitudinal Test of the Investment Model : The Impact on Job Satisfaction , Job Commitment , and Turnover of Variations in Rewards , Costs , Alternatives , and Investments,” J. Appl. Psychol., vol. 68, no. 3, pp. 429–438, 1983.

H. S. Becker, “Notes on the Concept of Commitment,” Am. J. Sociol., vol. 66, no. 1, pp. 32–40, 1960.




DOI: https://doi.org/10.32486/aksi.v2i2.272

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) http://journal.pnm.ac.id/index.php/aksi/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

web
counter View My Stats