Pemanfaatan Alat Monitoring Kadar Air Pada Gabah untuk Peningkatkan Kualitas Panen

Ahmad Zainudin, Tribudi Santoso, Ari Wijayanti, Aries Pratiarso, Amang Sudarsono, Haniah Mahmudah, Nur Adi Siswandari, Anang Budikarso, Nanang Syahroni, Hari Wahyuningrat S., Anang Siswanto, Farel Juliansyah, Donny Farhan, Tri Susanti

Abstract


Indonesia merupakan salah satu negara  agraris dimana sebagian besar penghasilan masyarakat Indonesia yaitu dari pertanian. Untuk mempertahan harga jual hasil pertanian, maka diperlukan perhatian khusus dalam penyimpanan hasil panen di gudang terutama kadar air hasil panen. Pada penelitian dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dibuat sebuah alat monitoring kadar air pada gabah dengan memanfaatkan mikrokontroler node MCU dan sensor kadar air yang terhubung ke internet. Data monitoring kadar air disimpan pada database dan pengguna dapat mengaksesnya melalui perangkat smartphone pada halaman website. Sehingga pengguna dapat mengakses kondisi hasil panen mereka yang ada di gudang bisa dilakukan dimana saja. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Kampungbaru, Nganjuk. Berdasarkan hasil implementasi dan pengujian, hasil pembacaan sensor kadar air pada gabah sebesar 14% dapat dikirim ke server dan dapat diakses oleh pengguna menggunakan smartphone.   


Full Text:

PDF

References


] _____,“Kabupaten Nganjuk”, Potensi dan Produk Unggulan Jawa Timur, 2013.

] _____, “Profil Potensi Investasi Kabupaten Nganjuk 2018”, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Kab Nganjuk, 2018.

] Ani Satul Fitriyati dan Adjie Pamungkas, “Identifikasi Potensi Agribisnis Bawang Merah di Kabupaten Nganjuk”, JURNAL TEKNIK POMITS, Vol. 2, No. 1, (2013)

] Anisa Rahadini dan M. Farid Ma’ruf “Pemberdayaan Masyarakat Petani Melalui Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) di Kabupaten Nganjuk”, Publika, Jurnal Ilmu Administrasi Negara, UNESA, Vol 5, No 6 (2017).

] Romadhoni, Razali, dan Suzdayan, “Teknologi Mesin Pangkas Rumput Beroda Untuk Mengurangi Resiko Kelelahan dan Kecelakaan Tukang Kebun”, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat,

DIKEMAS, VoL. 3, No. 3, (2019).

] Hanum Arrosida, Albert Sudaryanto, dan Sulfan Bagus Setyawan, “Smart Plant House Pada Budidaya Jamur Tiram Berbasis Internet Of Things (Untuk Meningkatkan Produktivitas Petani Jamur di Desa Bantengan

Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun) ”, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat,

DIKEMAS, VoL. 3, No. 3, (2019).

] Rahmat Hidayat, “Pengembangan Alat Penghukur Kadar Air Padi (Gabah)

untuk Mewujudkan Pertanian Industrial di Kabupaten Indramayu”, Creative Research Journal, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat, Vol 2, No 1, (2016)

] Novia Ulfa Oktavianty dan Wildian, “Rancang Bangun Alat Ukur dan Indikator Kadar Air Gabah Siap

Giling Berbasis Mikrokontroler dengan Sensor Fotodioda ”, Jurnal Fisika Unand, Vol. 5, No. 1, Januari 2016.

] Tri Pranaji dan Budiman Hutabarat, “Beberapa Aspek Sosial Ekonomi Kegiatan Pengeringan Padi” Forum Penelitian Agro Ekonomi, Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Vol. 6, No 2 (1988).




DOI: https://doi.org/10.32486/jd.v4i2.457

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) http://journal.pnm.ac.id/index.php/dikemas/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats