SIFAT MEKANIK KOMPOSIT PERTIKEL SABUT KELAPA/BAGAS POLYESTER UNTUK KOMPONEN KENDARAAN

Authors

  • Bi Asngali Teknik Mesin
  • Mochammad Alvan Daffa N Politeknik Negeri Madiun

Keywords:

Komposit, H2SO4, Polyester, Sabut Kelapa, Bagasse

Abstract

Seiring kemajuan teknologi di Indonesia, komposit mulai mengalami perkembangan. Yang awalnya berbahan dasar serat sintesis, kini mulai berkembang menggunakan bahan tambahan serat alam. Serat alam yang digunakan dalam project tugas akhir ini adalah sabut kelapa dan bagasse. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan serat terhadap kekuatan tarik dan bending. Komposit dengan matriks polyester menggunakan teknik hand lay up dan prosedur dalam pembuatan visor kendaraan matic roda 2 menggunakan komposit sabut kelapa dan bagasse. Pada penelitian ini, perbandingan serat sabut kelapa dan bagasse dengan variasi yaitu 20:80, 30:70, 50:50, 70:30, 80:20. Pada pengujian tarik didapatkan nilai tertinggi pada variasi perbandingan serat kelapa dan bagasse (30:70), untuk kekuatan tarik sebesar 20,03 MPa dan untuk pengujian bending didapatkan nilai tertinggi pada variasi perbandingan serat sabut kelapa dan bagasse (20:80) kekuatan bending sebesar 101,61 MPa . Untuk nilai kekuatan tarik dan bending terendah didapat pada variasi perbandingan serat sabut kelapa dan bagasse (50:50) untuk kekuatan tarik sebesarĀ  9,77 MPa dan kekuatan bending sebesar 25,56 MPa.

References

Adhi Kusumastuti, 2009, Aplikasi Serat Sisal sebagai Komposit Polimer

Jamasri, Diharjo Kuncoro, Handiko G.W., 2005. Studi Perlakuan Alkali Terhadap Sifat Tarik Komposit Limbah Serat Sawit-Poliester. Prosiding Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin IV, Universitas Udayana, Bali

Published

2022-05-25