Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kebakaran Bertenaga Solar Cell pada Stasiun Kereta Api

Authors

  • Wida Rezika State Polytechnic of Madiun
  • R. Jasa Kusumo Haryo Politeknik Negeri Madiun
  • Basuki Winarno
  • Mochamad Sutan Marobi

Keywords:

Sensor DHT 22, Sensor Flame, Sensor DS18B20, solar cell

Abstract

Stasiun kereta api merupakan prasarana kereta api sebagai tempat pemberangkatan dan pemberhentian kereta api yang terdiri atas emplasemen stasiun dan bangunan stasiun. Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM. 29 Tahun 2011, bangunan stasiun terdiri atas gedung, peron dan instalasi pendukung, termasuk pemadam kebakaran yang berjenis hydran dengan selang dan/atau tabung serta sprinkle. Jika terjadi kebakaran di stasiun kereta api yang lambat ditanganin maka dapat menyebabkan kerusakan yang membesar dan meluas serta membahayakan penumpang hingga prasarana kereta api lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah alat yang bersumber dari solar cell untuk menanggulangi dan mendeteksi kebakaran di stasiun. Dari hasil pengujian alat ini mampu mengontrol pompa secara otomatis untuk memompa air yang digunakan untuk memadamkan api. Ketika sensor api dan sensor suhu mendeteksi sumber api dengan suhu melebihi 55℃ maka buzzer akan menyala dan pompa ON, sebaliknya ketika sensor flame tidak mengidentifikasi adanya api maka buzzer akan tidak berfungsi dan relay akan bekerja sebagai fungsi OFF pompa DC.

References

Indonesia. 2011. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor : PM. 29 Tahun 2011. Jakarta.

Julian Andi, Ira Dewi Sara dkk. ”Prototipe Pemanfaatan Panel Surya Sebagai sumber Energi Pada Sistem Otimasi Atap Stadion Bola”. 2017. Jurnal Online Teknik Elektro.

Tole Sutikno, Wahyu Sapto Aji, Rahmat Susilo. “Perancangan Alat Pendeteksi Kebakaran Berdasarkan Suhu dan Asap Berbasis Mikrokontroler At89s52”. 2006. jurusan studi teknik elektro fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Nur, Faisol Rochim, Agung Nilogiri, ST.,MKom., Dr. Ir. Rusgianto, MM. “Simulasi Alat Pendeteksi Kebakaran Menggunakan Sensor Asap Mq2, Sensor Suhu Lm35, dan Modul Wifi Esp8266 Berbasis Mikrokontroler Arduino”. 2017. Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember.

Published

2022-05-25