JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae <p>Journal of Electrical, Electronic, Control, and Automotive Engineering (JEECAE) is a periodical scientific journal containing the work of researchers, lecturers, and practitioners on the study of the power system in electrical engineering, electronics and control engineering, mechanical engineering and automotive. The journal is published by the engineering department of State Polytechnic of Madiun (PNM) with the aim of collecting the innovative works from authors, publish new ideas and innovation. The discussion on JEECAE focuses on the analysis, implementation, and development of engineering science that benefits society.</p> en-US jeecae@pnm.ac.id (JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)) jeecae@pnm.ac.id (Alfi Tranggono Agus Salim) Wed, 25 May 2022 00:00:00 +0800 OJS 3.3.0.8 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 MONITORING DAN SISTEM KONTROL VARIABLE SPEED DRIVE (VSD) SEBAGAI PENGENDALI MOTOR 3 FASA PADA CONVEYOR http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/303 <p>Pada penelitian dirancang sebuah sistem <em>monitoring </em>dan juga sistem kontrol untuk mengatur <em>variable speed drive </em>(VSD) jenis <em>Altivar </em>320 tipe <em>ATV320U22N4C. </em>Sedangkan untuk kontrol dan <em>monitoring </em>menggunakan <em>smart relay Zelio </em>tipe <em>SR2B201BD. </em>Sistem ini akan diaplikasikan untuk pengendali motor 3 fasa pada <em>conveyor </em>yang memiliki 3 pilihan kecepatan. Sistem dirancang jika sumber tegangan (<em>supply</em>) mengalami fluktuasi tegangan atau bahkan hilang pada salah satu fasa, sistem akan mematikan secara otomatis semua sistem yang berjalan dan akan menampilkan permasalahan apa yang terjadi pada <em>display </em>sebagai monitor. Selain itu sistem <em>monitoring </em>ini juga difungsikan untuk mengetahui bagian mana yang sudah siap maupun bagian mana yang belum siap untuk diberi perintah selanjutnya dan akan mengetahui permasalahan pada bagian mana yang mengalami kegagalan sistem. Sistem <em>monitoring </em>juga akan menampilkan pesan jika motor belum berjalan atau sudah berjalan dengan kecepatan yang telah ditentukan. Dari pengujian Rpm Motor yang dilakukan menggunakan <em>smart relay </em>yang memanfaatkan <em>analog input</em> pada VSD hasil yang didapatkan pada kecepatan pertama yaitu bernilai 910 Rpm dan dipengukuran <em>tachometer</em> bernilai 915 Rpm yang artinya memiliki selisih 5 Rpm, pada kecepatan kedua yaitu bernilai 1810 Rpm dan dipengukuran <em>tachometer</em> bernilai 1802 Rpm yang artinya memiliki selisih 8 Rpm dan pada kecepatan pertama yaitu bernilai 3000 Rpm dan dipengukuran <em>tachometer</em> bernilai 2990 Rpm yang artinya memiliki selisih 10 Rpm. Lalu untuk waktu tunda sistem mati jika fasa R – N pembacaan tegangan awalnya bernilai 225.7 V dan memiliki waktu tunda sistem mati selama 0.44 s, jika fasa S – N pembacaan tegangan awalnya bernilai 229.4 V dan memiliki waktu tunda sistem mati selama 0.56 s dan jika fasa T – N pembacaan tegangan awalnya bernilai 224.6 V dan memiliki waktu tunda sistem mati selama 0.43 s.</p> Dimas Nur Prakoso; Basuki Winarno, Budi Triyono Copyright (c) 2022 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/303 Sat, 18 Jun 2022 00:00:00 +0800 Karakteristik Sambungan Pengelasan SMAW 3G Plate Variasi Arus Listrik Material ST36 http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/276 <p>Teknologi las merupakan sebuah teknologi penyambungan yang banyak digunakan dalam konstruksi bangunan baja dan konstruksi mesin saat ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik sambungan pengelasan kampuh X pada material ST36 dengan metode SMAW berposisi 3G Plate dengan variasi arus listrik las dan elektroda E6013 dari hasil uji tarik (Tensile) dan bending. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen. Dalam penelitian ini spesimen yang digunakan yaitu kampuh X, dengan metode SMAW, elektroda E6013 dengan diameter 2,6 mm, variasi arus pengelasan yaitu 80A, 90A dan 100A. Hasil pengujian diperoleh bahwa karakteristik sambungan pengelasan kampuh X pada material ST36 untuk rata-rata nilai peak load tegangan tarik kampuh X pada baja ST 36, hasil sambungan Las dengan variasi arus berturut-turut yaitu sebesar 68.260 KN/mm<sup>2</sup>, 65.602 KN/mm<sup>2</sup>, dan 68.657 KN/mm<sup>2</sup>. Rata-rata nilai modulasi tegangan tarik kampuh X pada baja ST 36 hasil sambungan Las dengan variasi arus berturut-turut yaitu sebesar 5,259 KN/mm<sup>2</sup>, 4,820 KN/mm<sup>2</sup>, dan 4,416 KN/mm<sup>2</sup> selanjutnya terjadi pertambahan panjang sampel maksimum yaitu 19 mm kemudian sampel hasil plating patah serta spesimen yang memiliki muatan maksimum adalah spesimen dengan muatan arus 100 Amper dengan nilai muatan 24.276 kN sedangkan untuk nilai tegangan bendingnya memiliki beban puncak yaitu 17.227 MPa</p> Disabella Dayera, Alfi Tranggono Agus Salim, M. Hadi Cahyono Copyright (c) 2022 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/276 Wed, 25 May 2022 00:00:00 +0800 Perancangan Alat Manajemen Energi Listrik berbasis Fuzzy Logic http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/280 <p>Peningkatan demand energi listrik dimasa yang akan datang perlu diimbangi dengan penyediaan energi listrik yang cukup. Ketidakseimbangan supply dan demand ini menyebabkan berbagai masalah di sisi konsumen seperti kualitas energi listrik yang rendah, maupun seringnya mengalami pemadaman listrik. Disamping peningkatan supply yang dapat dilakukan oleh energy distributor, pada sisi konsumen juga dapat menerapkan strategi demand side management yakni dengan menerapkan sebuah teknologi alat smart home energy management. Dalam perkembangannya, alat ini masih memerlukan banyak penyempurnaan, salah satunya dalam sisi algoritma pemrograman. Pengembangan algoritma machine learning berbasis fuzzy logic merupakan tujuan utama penelitian kali ini. Algoritma ini digunakan untuk mengatasi kelemahan sistem sebelumnya yakni sistem belum mampu secara cerdas menyesuaikan limitasi energi antara hari libur maupun hari kerja dimana memiliki pola konsumsi energi listrik yang berbeda. Disamping itu pengembangan juga akan dilakukan pada sisi hardware secara menyeluruh untuk memperoleh kinerja yang lebih optimal. Penelitian ini dimulai dengan perancangan sistem hardware yang berkaitan dengan integrasi komponen input, processing maupun output; pemrograman yakni menerapkan algoritma fuzzy logic untuk optimalisasi limit energi harian; pengujian, untuk memastikan sistem mampu bekerja dengan baik dengan hasil pengukuran yang akurat dan presisi; analisa data untuk melihat performa alat dan melakukan sejumlah penyempurnaan; hasil yakni sebuah prototipe alat yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan konsumsi energi listrik rumah tangga skala lab, yang mampu bekerja dengan smart, yakni menerapkan prinsip machine learning dengan implementasi algoritma fuzzy logic. Pada akhirnya, alat ini diharapkan mampu mengoptimalisasi konsumsi energi listrik dengan meningkatkan efisiensi, tanpa mengabaikan kenyamanan pengguna</p> sigit, Maizal Isnen Copyright (c) 2022 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/280 Wed, 25 May 2022 00:00:00 +0800 SIFAT MEKANIK KOMPOSIT PERTIKEL SABUT KELAPA/BAGAS POLYESTER UNTUK KOMPONEN KENDARAAN http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/277 <p>Seiring kemajuan teknologi di Indonesia, komposit mulai mengalami perkembangan. Yang awalnya berbahan dasar serat sintesis, kini mulai berkembang menggunakan bahan tambahan serat alam. Serat alam yang digunakan dalam project tugas akhir ini adalah sabut kelapa dan <em>bagasse</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan serat terhadap kekuatan tarik dan <em>bending</em>. Komposit dengan matriks <em>polyester </em>menggunakan teknik <em>hand lay up </em>dan prosedur dalam pembuatan <em>visor</em> kendaraan <em>matic</em> roda 2 menggunakan komposit sabut kelapa dan <em>bagasse</em>. Pada penelitian ini, perbandingan serat sabut kelapa dan <em>bagasse</em> dengan variasi yaitu 20:80, 30:70, 50:50, 70:30, 80:20. Pada pengujian tarik didapatkan nilai tertinggi pada variasi perbandingan serat kelapa dan <em>bagasse</em> (30:70), untuk kekuatan tarik sebesar 20,03 MPa dan untuk pengujian <em>bending</em> didapatkan nilai tertinggi pada variasi perbandingan serat sabut kelapa dan <em>bagasse</em> (20:80) kekuatan bending sebesar 101,61 MPa . Untuk nilai kekuatan tarik dan <em>bending</em> terendah didapat pada variasi perbandingan serat sabut kelapa dan <em>bagasse</em> (50:50) untuk kekuatan tarik sebesar&nbsp; 9,77 MPa dan kekuatan <em>bending</em> sebesar 25,56 MPa.</p> Bi Asngali, Mochammad Alvan Daffa N Copyright (c) 2022 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/277 Wed, 25 May 2022 00:00:00 +0800 Pengaturan Kecepatan Exhaust Fan Berdasarkan Tingkat Polusi Asap Menggunakan VSD Berbasis PLC Dan HMI http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/285 <p>Berdasarkan tingkat kualitas udara bersih dilingkungan kerja atau didalam ruang kerja adalah 25-50 CFM OA Per penghuni, Pada umunnya polusi asap dalam ruangan industri sangat kurang dari standar, sehingga menyebabkan masalah kesehatan yang berdampak panjang atau pendek bagi pegawai, selain dampak kesehatan yang disebabkan oleh asap bisa juga dapat menggangu kenyamanan para pegawai dalam tempat kerja yang memungkinkan bisa menurunkan tingkat produktivitas. Oleh sebab itu dibutuhkan alat untuk mengurangi polusi asap serta dapat mengkondisikan udara agar tetap segar didalam ruangan kerja, maka diperlukan <em>Exhaust Fan </em>yang akan mengatur sirkulasi udara. Namun kebanyakan <em>Exhaust Fan</em> bekerja secara manual dan tidak diatur secara otomatis sehingga memiliki kecepatan putar yang konstan pada nilai tertentu untuk mengatur sirkulasi udara. Oleh karena itu untuk mengatur kecepatan <em>Exhaust Fan</em> harus diatur sesuai kebutuhan berdasarkan tingkat polusi asap , salah satu cara untuk mendeteksi keberadaan asap menggunakan sensor asap Mq-135. Sensor asap Mq-135 berfungsi untuk mendeteksi keberadaan asap, sensor asap Mq-135 mengeluarkan sinyal analog yang masuk ke input PLC setelah itu PLC mengeluarkan analog output yang masuk pada VSD, setelah itu VSD berfungsing untuk mengatur kecepatan <em>Exhaust Fan . Exhaust fan</em> sendiri berfungsi untuk menyedot asap yang ada didalam ruangan tersebut. Dengan adanya alat tersebut diharapkan dapat mengurangi polusi asap pada ruangan kerja pabrik sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kenyaman pegawai.</p> R. Jasa Kusumo Haryo Copyright (c) 2022 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/285 Wed, 25 May 2022 00:00:00 +0800 Rancang Bangun Sistem Kontrol Pengaduk Adonan Roti Bluder Otomatis Berbasis PLC Dan HMI http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/286 <p>Pada pembuatan roti bluder proses penakaran adonan sangat penting. Dengan takaran adonan yang pas dapat mengahasilkan roti yang berkualitas. Salah satu perusahaan roti bluder di daerah Madiun masih menggunakan alat pengaduk adonan roti secara manual dan sederhana. Oleh karena itu dibutuhkan suatu alat yang bisa melakukan penakaran adonan roti bluder secara otomatis. Dari permasalahan tersebut dibuat suatu alat yang dapat melakukan penakaran dan pengadukan adonan secara otomatis. Salah satu metode yang digunakan untuk melakukan proses penakaran dan pengadukan secara otomatis ini dengan melakukan setting timer di PLC. Proses penakaran dilakukan dengan melakukan setting timer pada valve. Sedangkan proses pengadukan dilakukan dengan setting timer pada motor pengaduk yang kecepatannya akan diatur oleh VSD (Variable Speed Driver) yang terkoneksi dengan PLC. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan pada proses penakaran adonan tepung menggunakan 2 motor DC untuk membuka dan menutup selama beberapa tahap. Input yang dimasukkan di dalam PLC harus dalam satuan bilangan genap. Pada valve gula diperlukan waktu minimal 24 detik dalam sekali proses buka dan tutup. Untuk penakaran air dapat diatur dengan memasukkan set point berupa setting waktu pada PLC. Set point yang dimasukkan berupa berat dari adonan yang diinginkan.</p> Andhika Putra Widyadharma Widyadharma Copyright (c) 2022 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/286 Wed, 25 May 2022 00:00:00 +0800 Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kebakaran Bertenaga Solar Cell pada Stasiun Kereta Api http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/287 <p>Stasiun kereta api merupakan prasarana kereta api sebagai tempat pemberangkatan dan pemberhentian kereta api yang terdiri atas emplasemen stasiun dan bangunan stasiun. Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM. 29 Tahun 2011, bangunan stasiun terdiri atas gedung, peron dan instalasi pendukung, termasuk pemadam kebakaran yang berjenis <em>hydran </em>dengan selang dan/atau tabung serta <em>sprinkle</em>. Jika terjadi kebakaran di stasiun kereta api yang lambat ditanganin maka dapat menyebabkan kerusakan yang membesar dan meluas serta membahayakan penumpang hingga prasarana kereta api lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah alat yang bersumber dari <em>solar cell</em> untuk menanggulangi dan mendeteksi kebakaran di stasiun. Dari hasil pengujian alat ini mampu mengontrol pompa secara otomatis untuk memompa air yang digunakan untuk memadamkan api. Ketika sensor api dan sensor suhu mendeteksi sumber api dengan suhu melebihi 55℃ maka <em>buzzer</em> akan menyala dan pompa ON, sebaliknya ketika sensor <em>flame</em> tidak mengidentifikasi adanya api maka <em>buzzer</em> akan tidak berfungsi dan <em>relay </em>akan bekerja sebagai fungsi OFF pompa DC.</p> Wida Rezika, R. Jasa Kusumo Haryo, Basuki Winarno, Mochamad Sutan Marobi Copyright (c) 2022 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/287 Wed, 25 May 2022 00:00:00 +0800 Pengaruh Penambahan Gas HHO dan Modifikasi Timing Ignition terhadap Performa Mesin 4 Langkah 200cc http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/288 <p>Banyak cara peningkatan prestasi mesin sepeda motor bensin, diantaranya merubah sudut pengapian. Waktu pengapian diartikan sebagai waktu loncatan bunga api yang terjadi dibusi saat awal pembakaran, waktu pengapian diatur agar menghasilkan daya dan torsi maksimal. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh modifikasi <em>timing ignition</em> terhadap performa mesin empat langkah satu silinder. Metode yang digunakan adalah eksperimen, dilakukan pada sepeda motor Honda Tiger Revolution 200cc. Dengan derajat pengapian standar 10º sebelum TMA&nbsp; akan dimajukan menjadi 13º sebelum TMA dan 16º sebelum TMA yang menggunakan campuran gas HHO dan pertalite. Data hasil penelitian diambil menggunakan alat <em>dynotest rextor pro dyno&nbsp; </em>untuk mengetahui daya dan torsi yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan daya dan torsi yang dihasilkan dua variasi waktu pengapian. Daya maksimal yang dihasilkan pada waktu pengapian standar ditambah injeksi gas HHO diperoleh hasil 18.2 HP dan torsi maksimal sebesar 19.24 Nm, sedangkan daya maksimal pada variasi pengapian 13º sebelum TMA diperoleh hasil 20.02 HP dengan torsi maksimum sebesar 20.38 Nm dan daya maksimal pada variasi&nbsp; pengapian 16º sebelum TMA diperoleh hasil 19.9 HP dengan torsi maksimum sebesar 19.88 Nm. Hal ini dikarenakan saat derajat pengapian dimajukan, maka proses pembakaran akan lebih panjang, sehingga pencampuran bahan bakar dan udara menjadi lebih baik sehingga tekanan hasil pembakaran menjadi lebih tinggi.</p> Bias Nur Elmira, Indah Puspitasari, Muhammad Mabrur Copyright (c) 2022 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/288 Wed, 25 May 2022 00:00:00 +0800 SISTEM DETEKSI KELAINAN JANTUNG BERDASARKAN ELEKTROKARDIOGRAF SECARA OTOMATIS http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/291 <p>Di Indonesia angka pengidap stroke tiap tahunnya terus bertambah. Salah satu penyebab utamanya adalah gangguan irama jantung. Hal ini dikarenakan rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang mengenali irama jantungnya. Pada dunia medis gangguan irama jantung dapat dipanatau dengan menggunakan perangkat elektrokardiograf(EKG), namun dikarenakan alat tersebut masih membutuhkan dokter untuk menghitung <em>interval </em>dan <em>heart rate </em>pasien. Oleh karena itu, “Sistem Deteksi Kelainan Jantung Berdasarkan Elektrokardiograf Secara Otomatis” diusulkan untuk menanggulangi permasalahan yang ada. Alat Ini bekerja dengan menangkap sinyal jantung melalui elektroda, kemudian sinyal dikuatkan dan difilter pada rangkaian instrumentasi serta diproses pada mikrokontroler dan Delphi7 untuk memperoleh parameter yang dibutuhkan untuk mendiagnosis kelainan irama jantung menggunkan metode Pan-Tompkins. Metode Pan-Tompkins digunakan untuk mendeteksi segmen kompleks QRS. Dari Kompleks QRS terdiri parameter <em>Heart rate</em>, <em>QRS width </em>dan <em>RR interval</em>. Dari parameter tersebut sistem dapat mendiagnosis adanya kelainan pada jantung seperti kelainan <em>Bradycardia </em>dan <em>tachycardia</em>. Berdasarkan hasil pengujian dengan membandingkan alat EKG yang dibuat dengan Alat ECG tipe BTL-08 SD3 terdapat <em>error </em>sebesar 3%.</p> sintaria praptinasari, Mohammad Erik Echsony , Sulfan Bagus Setyawan, Aditya Danang Pawindyanto Copyright (c) 2022 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 http://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/291 Wed, 25 May 2022 00:00:00 +0800