Analisa Waktu Rendaman NaOH Pada Serat Bagasse/Epoxy Untuk Aplikasi Cover Knalpot Sepeda Motor

Bi Asngali, Zidni Angger Fikri Arintoko, Kholis Nur Faizin

Abstract


Kekuatan material komposit ditentukan material penyusunnya. Material komposit yang akan dibuat menggunakan serat alam penguat yaitu berupa serat ampas tebu atau biasa disebut bagasse. Matrik yang akan digunakan untuk komposit ini adalah jenis epoxy, dimana serbuk dari ampas tebu akan dilakukan proses alkali dengan NaOH dengan persentase 5% dan variasi waktu perendaman 80 menit, 120 menit, 160 menit, 200 menit, 240 menit dengan menggunakan metode Hand Lay Up. Tujuan dari dilakukannnya proses alkali untuk mendegradasi kadar lignin, hemiselulosa dan kotoran yang ada pada serat ampas tebu (bagasse). Hasil pengujian tarik dan bending dengan waktu perendaman 200 menit memiliki rata-rata tertinggi digunakan dalam pembuatan komponen kendaraan cover knalpot

Kata kunci— bagasse, lignin, larutan NaOH, Epoxy, cover knalpot.


References


Asngali Bi. (2016). Kekuatan Sambungan AL/CFRP Menggunakan Adhesif Epoksi/Serbuk-AL dengan Variasi Pressure Level. JEECAE Vol.1, No.1. Madiun. Mesin Otomotif, Jurusan Teknik Politeknik Negeri Madiun

Finalda D. (2015). Gasifikasi Biomassa (AmpasTebu) Sistem Updraft Single Gas Outlet dengan Sistem Pembersih Filter Jerami (Ditinjau dari Distribusi Temperatur Pada Reaktor Terhadap Spesific Fuel Consumed).

Hadi T.S, Jokosisworo S, Manik P. (2016). Analisa Teknis Penggunaan Serat Daun Nanas Sebagai Alternatif Bahan Komposit Pembuatan Kulit Kapal Ditinjau dari Kekuatan Tarik, Bending dan Impact. Jurnal Teknik Perkapalan – Vol.4, No. 1.

Kuntari, Surasno. (2009). Komposit Epoxy dan Serat Gelas Untuk Komponen Kereta Api. Berita Teknologi Bahan Dan Barang Teknik NO.23/2009. Peneliti Balai Besar Bahan Dan Barang Teknik.

Lukas Prabowo. (2017). Pengaruh Perlakuan Kimia Pada Serat Kelapa (Coir fiber) Terhadap Sifat Mekanis Komposit Serat Dengan Matrik Polyester Program Studi Teknik Mesin Jurusan Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknologi.

Mardina P, dkk. (2013). Pengaruh Proses Delignifikasi Pada Produksi Glukosa dari Tongkol Jagung dengan hidrolisis asam encer. Konversi, Volume 2 No. 2. Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat.

Nurdiana, L. Zulkifli, V. Mutya. (2013). Penentuan Kekuatan Tarik Material Komposit Epoxy dengan Pengisi Serat Rockwool Secara Eksperimen. Jurnal Dinamis Vol.I,No.13. Medan. Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Medan

Rachchh N.V, Trivedi D.N. (2018). Mechanical Characterization and Vibration Analysis of Hybrid E-glass/Bagasse Fiber Polyester Composites. Materials Today: Proceedings 5. India. Dept. of Mechanical Engineering, Marwadi University.

Rahayu S, Siahaan M. (2018). The Characteristics of Raw Material BQTN-EX 157 Epoxy Resin Used as Composites Matrix. Jurnal Teknologi Dirgantara Vol. 15 No.2 Desember 2017 :151 -160. Bogor. Lembaga Penerbangan dan Antariksa.

Setiawan A, Rahmalina D. Pengembangan Komposit Polimer Epoxy Berpenguat Serat Bambu Dan Serat Sabut Kelapa Aplikasi Untuk Running Boards. Jurnal Ilmiah TEKNOBIZ Vol. 5 No. 1. PT. Energi Tata Persada, Jakarta. Program Studi Magister Teknik Mesin Universitas Pancasila Jakarta.

Vignesh Pa et al. (2018). Studies on Tensile Strength of Sugarcane Fiber Reinforced Hybrid Polymer Matrix Composite. Materials Today: Proceedings 5. India. SMEC, VIT University, Vellore 632014, India.




DOI: https://doi.org/10.32486/jeecae.v6i1.748

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 COPYRIGHT is based on (CC-SA) CREATIVE COMMONS Licenses ShareAlike