JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae <p>Journal of Electrical, Electronic, Control, and Automotive Engineering (JEECAE) is a periodical scientific journal containing the work of researchers, lecturers, and practitioners on the study of the power system in electrical engineering, electronics and control engineering, mechanical engineering and automotive. The journal is published by the engineering department of State Polytechnic of Madiun (PNM) with the aim of collecting the innovative works from authors, publish new ideas and innovation. The discussion on JEECAE focuses on the analysis, implementation, and development of engineering science that benefits society.</p> Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun en-US JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) 2541-0288 Analisis Stabilitas Termal Komposit Serat Ampas Tebu Matriks Polyester Dengan Pengujian Thermogravimetric Analysis https://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/730 <p>Komposit merupakan salah satu jenis material baru yang terbentuk dari dua kombinasi material, yaitu serat dan matriks. Komposit dapat digunakan menjadi alternatif pengganti material seperti plastik, karena memiliki konstruksi yang ringan, kuat, tidak terpengaruh oleh korosi, dan dapat diuraikan secara alami sehingga komposit dapat menjadi salah satu material baru yang layak untuk dikembangkan. Dalam penelitian ini, akan dilakukan eksplorasi terhadap komposit yang terdiri dari serat alam ampas tebu dan matriks resin <em>polyester</em>. Spesimen komposit dibuat menggunakan metode <em>vacuum infusion </em>dengan variasi fraksi volume serat 25%, 40%, dan 50% yang bertujuan untuk mengetahui perubahan massa dan temperatur leleh dari spesimen komposit melalui pengujian <em>Thermogravimetric Analysis (TGA)</em>. Hasil dari pengujian <em>TGA</em> menyatakan bahwa variasi (40:60) menjadi komposisi terbaik berdasarkan temperatur awal terdegradasi, yakni sebesar 369,41°C dan menghasilkan 9,8006% residu</p> Idris Kris Shandy Noorsakti Wahyudi Kholis Nur Faizin Copyright (c) 2024 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-15 2024-05-15 9 1 9 11 10.32486/jeecae.v9i1.730 Analisa Sifat Mekanik Komposit Hybrid Serat Daun Nanas Dan Serat Sabut Kelapa Dengan Menggunakan Matriks Epoxy https://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/726 <p>Komposit merupakan material yang terdiri dari satu atau beberapa serat serta matriks. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbandingan fraksi volume antara serat daun nanas dan serat sabut kelapa bermatriks <em>epoxy </em>terhadap sifat mekanik komposit yang ditinjau dari pengujian tarik.Pencetakan komposit dilakukan dengan mencampurkan serat daun nanas 20% : serat sabut kelapa 10% : 70% resin <em>epoxy</em>, serat daun nanas 15%: serat sabut kelapa 15% : 70% resin <em>epoxy</em> , serat daun nanas 10% : serat sabut kelapa 20% : 70% resin <em>epoxy</em>, dengan susunan serat acak menggunakan metode <em>hand lay up</em>. Analisa sifat mekanik dari pengujian tarik berstandarkan ASTM D638 <em>TYPE 1</em>. Dari hasil data pengujian tarik diperoleh nilai kekuatan tegangan tarik dan regangan tarik terbesar terletak pada variasi fraksi&nbsp; volume serat daun nanas 20% : serat sabut kelapa 10% : 70% resin <em>epoxy</em> dengan nilai kekuatan tegangan tarik rata-rata sebesar 34,61 N/mm<sup>2 </sup>dan&nbsp; kekuatan regangan tarik rata-rata sebesar 1,71% , sedangkan untuk nilai kekuatan&nbsp; tegangan tarik terendah terletak pada variasi fraksi&nbsp; volume serat daun nanas 10% : serat sabut kelapa 20% : resin <em>epoxy </em>70% dengan nilai kekuatan tegangan tarik rata – rata sebesar&nbsp; dan untuk nilai regangan tarik terendah terletak pada variasi fraksi volume serat daun nanas 15%: serat sabut kelapa 15%: resin <em>epoxy</em> 70% dengan nilai kekuatan regangan tarik rata-rata sebesar&nbsp; 1,36%. Berdasarkan data pengujian tarik tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin banyak persentase serat daun nanas pada komposit <em>hybrid</em> serat daun nanas dan serat sabut kelapa bermatriks <em>epoxy</em> maka kekuatan tarik dan <em>bending</em>nya semakin meningkat.</p> Prio Utomo Kholis Nur Faizin M. Shafwallah Al Aziz. R Copyright (c) 2024 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-15 2024-05-15 9 1 1 5 10.32486/jeecae.v9i1.726 Analisis Pengujian Bending Komposit Serat Sabut Kelapa (Cocos Nucifera) Dengan Matriks Polyester Sebagai Bahan Cover Intake Manifold https://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/731 <p>Komposit terbentuk dari kombinasi antara serat dan matriks. Serat berfungsi sebagai material penguat yang menyusun komposit. Matriks berfungsi untuk mengikat serat.. Komposit berguna sebagai bahan alternatif pengganti seperti material besi, baja, logam, dan keramik karena memiliki keunggulan antara lain biodegradabble dan ketahanan terhadap korosi sehingga menjadikan komposit sebagai salah satu material baru yang potensial untuk dikembangkan. Dalam penelitian ini berfokus menganalisis komposit serat sabut kelapa matriks resin <em>polyester </em>dengan variasi fraksi volume serat 30%, 35% dan 40% menggunakan metode <em>hand lay</em><em>-up</em> untuk mengetahui sifat mekanik melalui pengujian <em>Bending</em> ASTM D790. Nilai kekuatan <em>Bending</em> rata-rata terbesar adalah 65,32&nbsp;yaitu pada fraksi volume serat sabut kelapa 40%. Hasil terbaik dari pengujian <em>Bending</em> acuan dalam pembuatan produk <em>Cover Intake Manifold </em>untuk meminimalisir penggunaan bahan plastik pada komponen kendaraan</p> Rahmat Alfiansyah Farid Majedi Kholis Nur Faizin Copyright (c) 2024 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-15 2024-05-15 9 1 12 15 10.32486/jeecae.v9i1.731 Analisis Ketahanan Panas Komposit Serat Sabut Buah Kelapa Bermatriks Epoxy Menggunakan Pengujian Thermogravimetric Analysis https://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/729 <p>lainnya seperti besi, plastic, logam, dan kramik karena memiliki beberapa keunggulan antara lain dari kontruksinya lebih ringan, kuat, dapat diuraikan secar alami, dan tidak terpengaruhi oleh korisi maka dari itu komposit dapat menjadi salah satu pilihan material baru yang layak untuk dikembangkan lagi. Dalam penelitian ini, akan dilakukan eksplorai terhadap komposit yang terdiri dari serat alam sabut buah kelapa dan menggunkan matruks <em>epoxy</em>. Pada penelitian ini, mengunakan&nbsp; metode <em>Vacuum Infusion </em>dengan variasi fraksi volume serat 10%, 30% dan 50% yang bertujuan untuk mengetahui ketahanan panas dari komposit tersebut. Untuk mengetahui stabilitas termal akan dilakukan pengujian <em>Thermogravimetric Analysis (TGA) </em>pada spesimen komposit yang telah dibuat. Hasil dari pengujian<em> TGA</em> menyatakan bahwa variasi (10:90) menjadi komposisi terbaik berdasarkan temperatur awal terdegradasi, yakni sebesar 354,90°C dan menghasilkan 13,3650% residu. Untuk hasil analisis <em>DSC</em> komposit variasi (50:50) merupakan komposisi terbaik berdasarkan sifat termal yang dihasilkan, yakni memiliki temperatur leleh sebesar 375,50°C.</p> Tegar Dwi Pambudi Noorsakti Wahyudi Kholis Nur Faizin Copyright (c) 2024 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-15 2024-05-15 9 1 6 8 10.32486/jeecae.v9i1.729 A Implementation of Fuzzy Logic in E-Puck Wall Following Robot Control https://journal.pnm.ac.id/index.php/jeecae/article/view/708 <p>This research discusses the implementation of a Fuzzy Logic Controller (FLC) on an e-puck robot for wall following navigation. The goal is to develop an efficient and adaptive control system for robot navigation in complex environments. The method used includes designing an FLC with three inputs from ultrasonic sensors (ps5, ps6, ps7) and two outputs to control the left and right motor speeds. The fuzzy inference system uses the Mamdani method with a fuzzification process, inference based on rule base, and defuzzification using Mean of Maximal (MOM). Tests were carried out in a maze arena to evaluate the robot's performance in following walls. The results show that the FLC implementation succeeded in controlling the movement of the e-puck robot well, as indicated by a decrease in sensor reading error and motor speed stability over time. Analysis of GPS coordinate graphs also shows the robot's ability to navigate complex environments. In conclusion, the fuzzy logic approach is proven to be effective in handling uncertainty and providing adaptive control for wall following tasks in e-puck robots.</p> Kaila Aura Anugrah Akmal Arista A Copyright (c) 2024 JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-15 2024-05-15 9 1 16 21 10.32486/jeecae.v9i1.708